3 Hal Buruk Dari Makanan Cepat Saji


3 Hal Buruk Dari Makanan Cepat Saji - Sebenarnya ada beberapa alasan yang mendasari kenapa makanan cepat saji tidak sehat. Salah satunya adalah kandungan yang berada dalam makanan cepat saji.


Tentu berbeda dengan sayuran yang perlu waktu untuk memasaknya, bahkan memasaknya pun tidak bisa asal-asalan. Bagi Anda yang ingin menikmati makanan cepat saji, lebih baik Anda mempertimbangkannya matang-matang. Atau apabila Anda sudah kecanduan, maka cobalah untuk mengurangi porsinya. Sampai benar-benar sedikit.


Dan, Kandungan buruk dalam makanan cepat saji, apa saja?


1. Mengandung Gula

Gula dapat terkandung pada hampir setiap jenis makanan cepat saji, meski yang rasanya gurih sekalipun. Mengonsumsi gula terlalu banyak dapat sebabkan obesitas dan diabetes bahkan bisa lebih dari itu. Fruktosa adalah jenis gula yang paling sering muncul di makanan cepat saji, yang kemudian dimetabolisme oleh hati dan berakhir menjadi lemak seperti alkohol.


2. Tidak Mengandung Real Food

Mulai dari bahan pengawet, penambah rasa, warna dan tekstur semuanya mengandung puluhan bahan kimia di tiap itemnya. Kandungan bahan kimia tersebut, memang hampir tidak pantas disebut sebagai bahan makanan. Tidak akan menambahkan gizi apa pun untuk tubuh, justru malah akibatkan munculnya kanker.


3. Kandungan Karbohidrat Sederhana.

Lonjakan darah akan cepat karena karbohidrat sederhana yang terkandung dalam makanan cepat saji seperti ayam goreng, roti, dan lain sebagainya yang bersifat mudah terurai menjadi gula.

Memang kelebihan dalam mengonsumsi karbohidrat sederhana kini akan membuat Anda mendapat dorongan energi yang lebih dan cepat, namun tidak akan bertahan lama, karena selang beberapa jam pasti tubuh akan lemas kembali dan membutuhkan pasokan karbohidrat lagi.

Itulah alasan kuat mengapa makanan cepat saji mudah sekali membuat penikmatnya ketagihan.

Masukan Emailmu Untuk Menjadi Visitor Premium Abida Massi

0 Response to "3 Hal Buruk Dari Makanan Cepat Saji"

Posting Komentar